Ahli: Protein sebelum tidur belum terbukti tingkatkan kualitas tidur

views 2:17 am 0 Comments July 20, 2026

Jakarta – Mengonsumsi camilan tinggi protein sebelum tidur dapat membantu meredakan rasa lapar pada malam hari, tetapi belum terbukti secara langsung meningkatkan kualitas tidur atau membuat seseorang lebih cepat terlelap.

Ahli gizi Johannah Katz mengatakan penelitian mengenai konsumsi protein sebelum tidur lebih banyak menunjukkan manfaat terhadap pemulihan otot dan rasa kenyang pada keesokan harinya dibandingkan dampaknya terhadap tidur.

“Penelitian mengenai protein sebelum tidur lebih kuat untuk pemulihan otot dan rasa kenyang pada pagi hari daripada untuk membantu seseorang lebih cepat tertidur atau mencegah terbangun di malam hari,” kata Katz, seperti dikutip dari Eating Well, Sabtu (18/7).

Senada dengan itu, ahli gizi Jennifer Scherer mengatakan camilan tinggi protein dapat bermanfaat bagi orang yang sering merasa lapar pada malam hari atau kesulitan memenuhi kebutuhan protein harian.
Menurut dia, camilan tersebut membantu mengurangi gangguan akibat rasa lapar, bukan meningkatkan kualitas tidur.

Scherer menyarankan memilih camilan dalam porsi kecil, seperti yogurt Yunani atau greek yogurt dengan buah, keju cottage dengan beri, atau edamame.

Para ahli juga mengingatkan agar tidak makan terlalu dekat dengan waktu tidur karena dapat memicu rasa penuh dan memperburuk refluks asam lambung pada orang yang rentan mengalaminya.

Ahli gizi Erin Palinski-Wade menyarankan camilan malam mengandung sekitar tujuh gram protein agar cukup mengenyangkan tanpa membuat perut terasa terlalu penuh.

Selain memperhatikan camilan sebelum tidur, para ahli menilai kualitas tidur lebih dipengaruhi oleh kebiasaan tidur yang sehat, seperti menjaga jadwal tidur yang konsisten, membatasi konsumsi kafein beberapa jam sebelum tidur, rutin berolahraga, serta menciptakan lingkungan kamar yang nyaman untuk beristirahat.

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *